Jaenudin dalam sambutannya menegaskan pembangunan sarana ibadah merupakan implementasi program Telkom peduli, sekaligus merengkuh beberapa pilar dalam CSR seperti Culture of civility, Lingkungan dan Public Service Obligation (PSO), semuanya dipersembahkan Telkom kepada warga masyarakat di kawasan bendung Jatiluhur serta siapa saya yang ingin memetik manfaat dari fasilitas yang tersedia di kawasan ini, intinya menurut dia Telkom turut mengembangkan ekowisata di bendung seluas 12.000 km2 jauh dia mengharap agar fasilitas yang telah ada utamanya sarana ibadah yang cukup megah ini dijaga dan dipelihara sebaik mungkin disertai doa tentunya agar senantiasa Telkom tetap dalam menjalankan bisnisnya dengan baik, semakin maju dan semakin berkembang, toh sebagian hasilnya nanti juga akan dikembalikan kepada masyarakat dalam berbagai bentuk, pungkasnya.
Selain membangun fasilitas sarana ibadah, CSR Telkom juga turut melestarikan lingkungan alam Jatiluhur melalui penanaman pohon produktif seperti kelapa, sukun dan jati di sepanjang lokasi wisata air, juga bantuan untuk atap perahu wisata berlabel produk Telkom, serta penebaran 4.000 ekor benih ikan nila di pinggiran perairan bendung Jatiluhur. ***(mbank)


