|
Google Chrome OS Akan Diluncurkan Tahun Ini |
|
|
|
|
Ditulis Oleh Admintelkom
|
|
Thursday, 11 March 2010 |
|
Serangan cyber baru-baru ini, mendorong Google lebih memerhatikan
keamanan. Hal tersebut juga berlaku bagi sistem operasi terbarunya,
Chrome.
Sistem operasi ini akan dilangkapi dengan fitur keamanan
lengkap. Will Drewry, seorang insinyur perangkat lunak Google,
menjelaskan bahwa perangkat lunak keamanan Google, sebagai sistem
operasi yang telah dikeraskan, akan memberi Chrome pertahanan terhadap
ancaman, juga memperbolehkan pengembang untuk bereksperimen, seperti
diberitakan softpedia.com.
Umumnya, sistem operasi Google Chrome
dikenal sebagai sistem operasi selanjutnya yang akan membuat netbooks
beroperasi lebih cepat, lebih aman, dan efisien. sistem operasi ini
telah dikembangkan sejak beberapa waktu yang lalu. Pembuat netbook,
seperti Acer dan Samsung, juga telah menciptakan untuk perangkat mereka
masing-masing.
Chrome juga mengingatkan para pembeli Google
Netbooks bahwa sistem oeprasi open source ini membuka kesempatan umpan
balik dari pengembang seluas-luasnya. Semua platform nantinya akan
dikapalkan dengan modul sebagai platform terpercaya. Modul ini
merupakan modul perangkat keras berstandar industri yang berbasis
arsitektur dari forum industri Trusted Computing Group. Sebagai
tambahanm seluruh netbooks itu juga akan mendorong "trusted bootpath".
untuk
memastikan ancaman malware tetap minimal, sisrem operasi dan peramban
akan mengawawsi kondisi berbagai situs melalui sandbox dan fitur auto-updating
yang akan memperingati ketika pengguna mencoba mengakses situs yang
terinfeksi malware. Tentu, fitur-fitur ini dapat dinonaktifkan. Caranya
cukup menekan tombol yang ada di bawah baterai, yang berarti
mengaktifkan mode "pengembang". Ketika berada di mode ini, pengembang
dapat bereksperimen meskipun resiko keamanan akan lebih tinggi.
Debut
versi konsumer dari sistem operasi Google Chrome akan dilakukan akhir
tahun ini, bersamaand dengan nerbook pertama yang akan menjalankannya.
Versi ini akan diikuti dengan versi enterprise pada 2011.
Sumber : sda-indo.com
|